Senin, 17 Juni 2013

Menjadi Wanita Paling Bahagia

Katakanlah :

TIDAK… Bagi perbuatan yang dapat mensia-siakan umurmu, seperti senang membalas dendam dan berselisih dengan perkara yang tidak ada kebaikan di dalamnya.
TIDAK… Bagi sikap yang lebih mengutamakan harta benda dan mengumpulkannya daripada menjaga kesehatanmu, kebahagiaanmu, tidurmu dan waktu istirahatmu.
TIDAK… Bagi perangai yang suka mencari kesalahan orang lain, menggunjing aib orang lain (ghibah) dan melupakan aib diri sendiri.
TIDAK… Bagi perangai yang suka mabuk kepayang dengan kesenangan hawa nafsu, menuruti segala tuntutan dan keinginannya.
TIDAK… Bagi sikap yang selalu menghabiskan waktu bersama para pengangguran, dan memboroskan waktu dalam bergurau dan bermain.
TIDAK… Bagi perilaku acuh tak acuh terhadap kebersihan jasmani dan rumah, terhadap wewangian dan ketertiban.
TIDAK… Bagi setiap minuman yang haram, rokok, dan segala sesuatu yang kotor dan najis.
TIDAK… Bagi sikap yang selalu mengingat-ingat kembali musibah yang telah lalu, bencana yang telah terjadi, atau kesalahan yang terlanjur dilakukan.
TIDAK… Bagi perangai yang melupakan akhirat, yang lalai membekali dirinya dengan amal soleh , dan yang lengah dari peringatan tentang kedahsyatannya.
TIDAK… Bagi perangai membuang-buang harta benda dalam perkara-perkara yang haram, berlaku boros dalam perkara-perkara yang mubah, dan perilaku yang dapat memangkas perkara-perkara ketaatan.
————–
YA… Untuk senyummu yang cantik, yang mengirimkan cinta, dan mengutus kasih sayang bagi orang lain.
YA… Untuk kata-katamu yang baik, yang membina persahabatan dan menghapuskan rasa benci.
YA… Untuk sedekahmu yang dikabulkan, yang membahagiakan orang-orang miskin, menyenangkan orang-orang fakir, dan mengenyangkan orang-orang lapar.
YA… Untuk kesediaanmu duduk bersama Al-Qur’an seraya membaca, merenungi, dan mengamalkannya, sambil bertaubat dan beristighfar.
YA… Untuk kesediaanmu berzikir, beristighfar, tenggelam dalam doa, dan sentiasa memperbaiki taubatmu
YA… Untuk usahamu dalam mendidik anak-anakmu dengan agama, sunnah, dan nasihat yang bermanfaat bagi mereka.
YA… Untuk rasa malumu dan hijab (penutup aurat) yang diperintahkan Allah, kerana hanya itulah cara untuk menjaga dan memelihara dirimu.
YA… Untuk pergaulanmu dengan wanita-wanita yang baik dan takut kepada Allah, mencintai agama dan menghormati nilai-nilainya.
YA… Untuk baktimu terhadap ibu bapa, silaturahim pada saudaramu, menghormati tetangga, dan berlemah lembut terhadap anak-anak yatim.
YA… Untuk membaca sesuatu yang bermanfaat dengan menelaah buku yang menarik dan berfaedah, buku yang menyenangkan dan memberi ilmu.
Dikutip dari buku Menjadi Wanita Paling Bahagia | Dr. Aidh Al Qarni 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar