Kita tidak pernah tau dosa apa yang membuat Allah murka, dan
kita juga tidak pernah tau kebaikan apa yang membuat Allah ridha. Karena yang
haq tetap haq meskipun sedikit orang yang melakukannya, dan yang batil tetap
batil meskipun banyak yang melakukannya.
Mengerjakan suatu kebajikan mungkin membosankan.
Bahkan ada yang mengatakan “Jadi orang jangan terlalu baik”
Sebenernya kalo kita mau berbuat baik, pasti ada aja yang
engga suka, itu hukum alam. Tinggal bagaimana kita menyikapi setiap komentar orang
itu. Menjadi orang baik tidak berarti kita harus baik di hadapan semua makhluk.
Mustahil juga sih. Yang terpenting adalah ketika kita berpikir hal ini baik,
lakukan. Jika buruk, tinggalkan. Adapun ketika orang lain komentar ini itu,
kita terima dan coba (lagi-lagi) introspeksi diri. Berhenti untuk menyibukkan
diri dengan mengomentari oranglain. Diri ini yang sepatutnya dikomentari
banyak. Bukan berarti kita bersikap rendah diri lalu menghilangkan kepercayaan
diri, tapi lakukan yang terbaik untuk menghormati diri, berhenti menyakiti
oranglain, dan jauhkan takabbur. Berat sekali!! Karena siapa yang mencintai
dunia tidak akan mampu melakukannya. Tapi jika dia menginginkan akhirat, cinta
untuk berjumpa dengan Rabbnya dalam keadaan baik, inshaaAllah hati akan begitu
lapang melakukannya.
Notice ini untukku, untukmu. Sungguh seorang muslim yang
baik tidak akan mengabaikan saudaranya yang salah jalan. Genggam tangan aku, kita bareng-bareng berusaha untuk meraih ridhoNya. Aku bukan seorang yang alim lagi sholeh. Bukan pula wanita yang menggunakan kerudung panjang lagi bercadar. Aku hanya pembelajar lamban ilmu Tuhan. Tapi semoga bukan karena itu yang membuat dakwahku tak diterima.
Semoga Allah tanpa
lelah terus membimbing kita, untuk bertahan dijalanNya, untuk terus
mencintaiNya.
With Love
AF